Minggu, 22 Maret 2015

Web Dan Jaringan Internet

Web Dan Jaringan Internet



Di Sini kita akan belajar mengenai web, yang dimana di dunia digital ini sudah tidak asing untuk di gunakan.  
Berikut ada istilah-istilah yang ada pada WEB :

Ø  Address bar: Semacam kota kecil tempat penginputan nama domain atau alamat-alamat web lainnya pada browser web.

Ø  Bandwidth: Istilah yang digunakan untuk mengukur kecepatan (jumlah data) yang dikirimkan melalui koneksi internet.

Ø  Blog: Layanan di web yang digunakan untuk menulis jurnal yang biasanya diupdate harian atau mingguan. Blog biasanya digunakan secara cuma-cuma. Tapi ada juga yang berbayar. Melalui blog, kita bisa memposting tulisan-tulisan kita tentang berbagai topik yang membuat kita menarik untuk dibaca oleh publik. Kegiatan mengupdate informasi di blog disebut blogging, sedangkan pemilik blog disebut blogger.

Ø  Browser atau browser web (Web browser) adalah software yang digunakan untuk menelusuri dan menampilkan informasi dari web server, seperti Internet Explorer, Opera, Mozilla Firefox, dan Safari.

Ø  CSS(Cascading Style Sheets): Bahasa yang direkomendasikan W3C (World Wide Web Consortium) untuk mendefiniskan style (seperti jenis, ukuran, warna huruf, dan lain-lain) pada dokumen web.

Ø  Content: Isi sebuah website yang mencakup, teks, gambar, atau media-media lainnya. Content harus dibedakan dari layout. Yang disebut kemudian berhubungan dengan bagaimana sebuah halaman web ditampilkan.

Ø  Download: Transfer file atau informasi dari komputer lain ke komputer kita. Dalam istilah web, download berarti transfer file dari server web ke klien web.

Ø  Domain: Di dunia internet atau web, domain adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah alamat komputer.

Ø  FAQ: Kependekan dari Frequently Asked Questions atau “Pertanyaan yang Sering Diajukan”. FAQ merupakan salah satu feature website yang menyajikan daftar jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan berkaitan dengan layanan atau penggunaan informasi yang disajikan oleh website tersebut. Membaca FAQ sangat dianjurkan sebelum Anda menelusuri lebih jauh halaman-halaman sebuah web untuk mendapatkan gambaran umum website tersebut.

Ø  FTP: File Transfer Protocol, yaitu protokol yang memungkinkan seseorang mentransfer file dari satu komputer ke komputer lainnya. FTP biasa digunakan untuk menransfer file web kita ke komputer server atau penyedia hosting.

Ø  Favicon: Favicon atau Favorites Icon adalah grafik yang berukuran kecil yang dihubungkan dengan sebuah web. Favicon biasa diletakkan di belakang nama domain sebuah website pada addres bar. File icon ini biasanya berekstensi “.ico”.

Ø  GIF: Graphic Interchange Format. Salah satu format file gambar yang ada pada situs web, digunakan untuk mentransfer file-file grafik ke dan dari layanan-layanan online.

Ø  Hidden text (teks yang disembunyikan) adalah teks yang bisa dibaca oleh search engine, tapi tidak oleh manusia. Teks tersebut tidak bisa dibaca karena memiliki warna yang sama dengan warna latar (background). Oleh kebanyakan search engine, hidden text biasanya dianggap sebagai spam

Ø  Home Page: Halaman pertama dari situs web.

Ø  HTML : HyperText Markup Language. HTML merupakan bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan sejumlah bagian dari sebuah dokumen web dalam bentuk tag, sehingga browser dapat mengetaui bagaimana menampilkan dokumen web tersebut yang mencakup, link, text, gambar dan media-media lainnya seperti video dan audio.

Ø  HTTP: Kependekan dari Hypertext Transfer Protocol, yaitu aturan-aturan yang digunakan untuk menghubungkan dan mengirimkan dokumen-dokumen hypertext seperti web.

Ø  Hyperlink: Tanda atau penunjuk ke dokumen lain web Hyperlink sinonim dengan hotlink, anchortext, atau link.

Ø  Hypertext: Dalam dunia web, hypertext adalah teks yang bisa di-klik.

Ø  IP: Kependekan dari Internet Protocol. Protokol yang digunakan untuk mengirim data dalam sebuah jaringan, terutama pada jaringan internet. IP berbentuk bilangan yang terdiri dari empat angka yang dipisahkan dengan titik. Angka-angka tersebut dapat diterjemahkan menjadi nama domain.

Ø  JPEG atau JPG: Joint Photographic Experts Group, yaitu format grafik yang cocok digunakan untuk gambar-gambar dengan banyak warna, seperti photo.

Ø  Link: Koneksi hypertext antar halaman-halaman web. Sinonim dengan hotlink atau hyperlink.

Ø  Meta Data: Meta data adalah data di atas data. Meta data merupakan informasi tentang sebuah web yang sedang aktif. Umumnya digunakan dalam hubungannya dengan optimasi search engine (SEO). Dalam dokumen HTML, meta data diletakkan antara dan tag dan . Pada saat sebuah web ditampilkan pada daftar hasil pencarian sebuah search engine (SERP), meta data akan menyediakan ulasan singkat tentang web yang ditampilkan tersebut.

Ø  URL: Uniform Resource Locator, yaitu alamat dokumen atau sumber-sumber lain di internet. URL menyajikan informasi tentang bagaimana sebuah server serta alamat-alamat file lainnya diakses.

Ø  Upload: Kegiatan mentransfer atau mengirim suatu file ke komputer lain.

Ø  Search engine: Sejenis program yang digunakan untuk mencari dokumen-dokumen di internet berdasarkan kata kunci yang dimasukkan. Search engine yang paling populer saat ini adalah Google dan Yahoo.

Ø  Site: Sinonim dengan halaman web atau website. Dalam bahasa Indonesia, kita sering menyebutnya situs atau situs web.

Ø  Surfing: Kegiatan menelusuri dan mencari informasi dalam internet melalui layanan web

Ø  Surfer: Orang yang melakukan surfing

Ø  Website (web site) merupakan sekumpulan halaman-halaman web (web page), gambar, video atau aset-aset digital lainnya yang disimpan pada satu atau lebih web server, biasanya dapat diakses melalui internet.

Ø  Web Browser: Lihat Browser

Ø  Web Document: Dokumen HTML yang bisa dicari lewat internet.

Ø  Webmaster: Seseorang yang melakukan kegiatan manajeman website untuk memastikan bahwa website tersebut dapat berfungsi dengan baik.

Ø  Web Page: Dokumen HTML yang bisa diakses melalui internet.

Ø  World Wide Web: Atau dikenal juga dengan istilah WWW atau W3 adalah layanan internet berbasis hiperteks yang digunakan untuk menelusuri sumber-sumber di internet.

Ø  Web server yaitu komputer yang dilengkapi dengan software dan fasilitas-fasilitas lainnya untuk mengirimkan halaman-halaman web di internet

Ø  W3C: Kependekan dari World Wide Web Consortium, yaitu badan resmi non-profit yang menyusun aturan-aturan standar untuk teklologi web.

Ø  Wiki: Website yang yang disusun oleh para pembacanya. Para pembaca dipersilahkan untuk mengedit halaman manapun untuk membuat isinya lebih lengkap dan valid. Contoh website jenis ini adalah Wikipedia; ensiklopedia online dalam format wiki

Ø  WYSYWYG: What You See Is What You Get (Apa Yang Anda Lihat, itulah Yang Anda Dapatkan).

Ø  WYSYWYG Editor Program untuk membuat dan mengedit layout, desain atau isi sebuah web tanpa perlu menuliskan kode-kode HTML, seperti FrontPage, Dreamweaver

Fungsi Web

 

Secara umum situs web mempunyai fungsi sebagai berikut:

1.     Fungsi komunikasi
Situs web yang mempunyai fungsi komunikasi pada umumnya adalah situs web dinamis. Karena dibuat menggunakan pemograman web (server side) maka dilengkapi fasilitas yang memberikan fungsi-fungsi komunikasi, seperti web mail, form contact, chatting form, dan yang lainnya.

2.     Fungsi informasi
Situs web yang memiliki fungsi informasi pada umumnya lebih menekankan pada kualitas bagian kontennya, karena tujuan situs tersebut adalah menyampaikan isisnya. Situs ini sebaiknya berisi teks dan grafik yang dapat di download dengan cepat. Pembatasan penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak sepertio shockwave dan java diyakini sebagai langkah yang tepat, diganti dengan fasilitas yang memberikan fungsi informasi seperti news, profile company, library, reference,dll.

3.     Fungsi entertainment
Situs web juga dapat memiliki fungsi entertainment/hiburan. Bila situs web kita berfungsi sebagai sarana hiburan maka penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak dapat meningkatkan mutu presentasi desainnya, meski tetap harus mempertimbangkan kecepatan downloadnya. Beberapa fasilitas yang memberikan fungsi hiburan adalah game online, film online, music online, dan sebagainya.

4.     Fungsi transaksi
Situs web dapat dijadikan sarana transaksi biisnis, baik barang, jasa, atau lainnya. Situs web ini menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik. Pembayarannya bisa menggunakan kartu kredit, transfer, atau dengan membayar secara langsung.

Selanjutnya disini kita akan membahas tentang Domain.

Berbagai Macam Domain

Ø  Domain ( domain name) mempunyai beberapa jenis yang dapat dikategorikan sebagai berikut :
Ø  Domain Indonesia , terdiri dari
Ø  .co.id untuk perusahaan
Ø  .ac.id untuk akademi setara perguruan tinggi / universitas
Ø  .sch.id untuk sekolah
Ø  .go.id untuk instansi pemerintah
Ø  .mil.id untuk instansi pemerintah
Ø  .web.id untuk perorangan atau pribadi
Ø  .or.id untuk organisasi

Domain TLD ( Top Level Domain ) terdiri dari :
Ø  .Com : digunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.
Ø  .Net : di gunakan untuk kepentingan network infrastruktur.
Ø  .Org : di gunakan untuk kepentingan organisasi.
Ø  .Edu : digunakan untuk kepentingan pendidikan dan pengetahuan.
Ø  .Info : digunakan untuk kepentingan informasional website.
Ø  .Gov : digunakan untuk kepetingan pemerintahan dan kementerian suatu Negara.
Ø  .Mil : digunakan untuk kepentingan pertahanan Negara dan militer.

Pengertian Jaringan Komputer


Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu nodes sebagai media jasa atau server, yaitu yang mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga teknologi komunikasi.

Tujuan dari jaringan komputer:
  1. Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien: Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama, serta berbagi pemakaian CPU, Memori, dan Harddsik.
  2. Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-to-date: Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
  3. Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
  4. Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif.
  5. Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung berkomunikasi dengan pemasok.
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanaan (service). Pihak yang meminta layanan disebut  klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayanan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Keuntungan utama yang langsung terasa dari network sharing itu adalah, Internet yang mendunia, karena pada hakikatnya Internet itu  sendiri  adalah  serangkaian  komputer (ribuan bahkan jutaan komputer) yang saling terhubung satu sama lain. Berevelusi dan berkembang dari waktu ke waktu, sehingga membentuk satu jaringan kompleks seperti yang kita rasakan sekarang ini.
Keuntungan lain dilihat dari sisi internal network adalah :
  1. Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersama-sama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
  2. Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.
  3. Menghemat uang, Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputer-komputer pribadi.
  4. Hardware sharing, Bagi pakai hardware secara bersama-sama. Dengan adanya fasilitas jaringan kemudian menggunakan alat yang bernama printer server. maka sebuah printer laser berwarna yang mahal sekali harganya dapat dipakai secara bersama-sama oleh 10 orang pegawai. Begitu pula halnya dengan scanner, Plotter, dan alat-alat lainnya.
  5. Keamanan dan pengaturan data, komputer dalam sebuah lingkungan bisnis, dengan adanya jaringan tersebut memungkinkan seorang administrator untuk mengorganisasi data-data kantor yang paling penting. Dari pada setiap departemen menjadi terpisah-pisah dan data-datanya tercecer dimana-mana. Data penting tersebut dapat di manage dalam sebuah server back end untuk kemudian di replikasi atau dibackup sesuai kebijakan perusahaan. Begitu pula seorang admin akan dapat mengontrol data-data penting tersebut agar dapat diakses atau di edit oleh orang-orang yang berhak saja.
  6. Ke-stabilan dan Peningkatan performa komputasi, Dalam kondisi tertentu, sebuah jaringan dapat digunakan untuk meningkatkan performa keseluruhan dari aplikasi bisnis, dengan cara penugasan komputasi yang di distribusikan kepada beberapa komputer yang ada dalam jaringan.
Berbagai keuntungan dari media-media jaringan telah panjang lebar dijelaskan diatas, akan tetapi kerugian belum disinggung sama sekali. Jaringan dengan berbagai keunggulannya memang sangat membantu sekali kerja dalam suatu perusahaan. Tetapi kerugiannya juga banyak apabila tidak di sadari dari awal. Berikut beberapa kerugian dari implementasi jaringan  :
  1. Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini.
  2. Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi sistem : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya.
  3. Sharing file yang tidak diinginkan : With the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.
  4. Aplikasi virus dan metode hacking : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan.
  5. Berikut grafik yang menjelaskan prosentase penggunaan berbagai tipe media yang mendukung jaringan komputer beserta keuntungan dan kerugian dari masing-masing media / backbone tersebut.


1.       Jenis Jaringan Berdasarkan Metode Distribusi Data
   a.         Jaringan terpusat (host based network)
Jaringan terpusat terdiri atas beberapa komputer terminal yang terhubung ke komputer induk (host). Komputer induk berisi data dan aplikasi dan melaksanakan hampir semua pengolahan data. Terminal dalam jaringan terpusat dapat berupa dumb terminal (terminal bisu), yaitu terminal yang tidak memiliki alat pemroses data. Contoh dumb terminal adalah sebuah monitor yang terhubung secara fisik dengan komputer induk.
   b.        Jaringan terdistribusi (distributed network)
Jaringan terdistribusi terdiri atas beberapa komputer induk yang terhbung dengan berbagai terminal. Jaringan terdistribusi secara fisik dapat dibentuk dari penggabungan jaringan terpusat.

2.      Jenis Jaringan Berdasarkan Hubungan Fungsional Komputer dalam Pemrosesan Data
   a.       Jaringan client-server
Terdiri atas sebuah server atau lebih yang terhubung dengan beberapa komputer client. Server berperan menyediakan layanan seperti pengaksesan file, periferal, maupun database.
   b.    Jaringan peer to peer
Terdiri atas beberapa terminal yang saling terhubung. Prinsip jaringan ini adalah bahwa setiap komputer dalam jaringan dapat berfungsi sebagai penyedia layanan (server) sekaligus client.


3.      Jenis Jaringan Berdasarkan Jangkauan Wilayah
   1.    LAN (Locak Area Network)

Merupakan jaringan yang terbatas di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran pendek. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama fasilitas atau kemampuan (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

   2.    MAN (Metropolitan Area Network)

Pada dasarnya MAN sama seperti LAN akan tetapi ukurannya lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. Biasanya MAN terdapat pada kantor-kantor. perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

   3.    WAN (Wide Area Network)

Merupakan suatu jaringan yang terdiri atas dua ataupun lebih komputer dalam suatu area yang luas dan dihubungkan dengan fasilitas komunikasi seperti misalnya sistem telepon ataupun pemancar gelombang-mikro. Bentuk ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar ataupun departemen pemerintahan. merupakan jaringan yang jangkauannya daerah yang luas, yaitu negara hingga benua.

   4.    INTERNET

Internet adalah kumpulan jaringan yang terinterkoneksi, yang menggunakan perangkat keras atau lunak yang berbeda-beda. Dengan menggunkan mesin gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan baik keras maupun lunak. Sehingga siapapun dapat berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya.

   5.    WIRELES

Sebuah jaringan tanpa kabel dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat. Otomatis hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna jaringan jika ingin melakukan komunikasi atau hanya sekedar browsing saja.

4.      Jenis Jaringan Berdasarkan Metode Koneksinya
   a.       Jaringan Bekabel
Jaringan yang menggunkan kabel untuk menghubungkan anggota jaringan. Kabel yang biasa digunakan adalah kabel koaksial, twisted pair yang meliputi kabel UTP dan kabel STP, serta optic (FO = Fiber Optic)
   b.      Jaringan Nirkabel
Jaringan yang menggunakan gelombang radio untuk koneksi antar anggota jaringan. Salah satu teknologi yang digunakan adalah teknologi WiFi (Wireless fidelity)



5.      Jenis Jaringan Berdasarkan Topologi
   1. Topologi Ring


 Kelebihan Topologi Ring
   • Menghubungkan secara langsung dua perangkat dalam jaringan.
   • Identifikasi kerusakan mudah karena sinyal data selalu bergerak lurus dari perangkat pengirim sampai perangkat tujuan.
   • Dalam proses instalasi dan rekonfigurasi secara fisik maupun ligik mudah karena terhubung satu dan      hanya satu dengan oerangkat lainnya.

Kekurangan Topologi Ring
   • Sinyal akan semakin melemah apabila jarak yang di tempuh untuk mencapai tujuan semakin jauh.
   • Untuk mengatasinya maka dilengkapi repeater.
   • Tidak berfungsinya satu link akan mempengaruhi link lainnya.

   2. Topologi Bus

Kelebihan Topologi Bus
   • Topologi yang banyak di gunakan di awal penggunaan jaringan computer karena topologi yang paling sederhana di banding dengan topologi lainnya.
   • Komputer di hubungkan antara satu dengan lainnya dengan membentuk seperti barisan melalui satu single kabel.

Kekurangan Topologi Bus
   • Hanya satu computer yang dapat mengirimkan data yang berupa sinyal elektronik ke semua computer dalam jaringan tsb,dan di terima oleh satu computer yang di tuju.
   • Oleh karena hanya satu computer saja yang dapat mengirimkan data dalam satu saat jumlah computer sangat berpengaruh dalam unjuk kerja.
   • Semakin banyak jumlah computer semakin banyak computer akan menunggu giliran untuk bias mengirim data dan efeknya untuk kerja jaringan akan menjadi lambat.
   • Sinyal yang di kirimkan oleh satu computer akan di kirim keseluruh jaringan dari ujung satu sampai ujung lainnya.
   • Jika kabel terputus maka semua jaringan computer terganggu dan tidak bias berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

   3. Topologi Mesh

Adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.

Kelebihan Topologi Mesh
   • Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan.
   • Data dapat di kirim langsung ke computer tujuan tanpa harus melalui computer lainnya lebih cepat.Satu link di gunakan kusus untuk berkomunikasi dengan computer yang di tuju.
   • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
   • Mudah dalam proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

Kekurangan Topologi Mesh
   • Setiap perangkat harus memiliki I/O port. Butuh banyak kabel sehingga butuh banyak biaya.
   • Instalasi dan konfigurasi lebih sulit karena computer yang satu dengan yang lain harus terkoneksi secara langsung.

   4. Topologi Star

Kelebihan Topologi Star
   • Topologi star tidak langsung terhubung satu sama lain tetapi melalui perangkat pusat pengendali yang di sebut HUB.
   • Kabel yang di butuhkan hanya sebanyak computer dalam jaringan dan I/O cukup hanya satu di setiap computer,kabel link dan port I/O lebih sedikit dan biaya lebih sedikit dari pada topologi mesh.
   • Memiliki sifat robustness yaitu jika satu link rusak maka hanya pada computer yang berada pada link tsb.

Kelemahan Topologi Star
   • Kondisi HUB harus tetap dalam kondisi baik, kerusakan HUB berakibat lumpuhnya seluruh link dalam jaringan sehingga computer tidak dapat saling berkomunikasi.

   5. Topologi Tree(pohon)

Kelebihan Topologi Tree
   • Seperti topologi star perangkat terhubung pada pusat pengendali /HUB.
   • Tetapi HUB dibagi menjadi dua,central HUB,dan secondary HUB
   • Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.

Kelemahan Topologi Tree
   • Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya , termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.

   6. Topologi Extended Star 

Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star, karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star.

Kelebihan Topologi Extended Star
   • Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus

Kekurangan Topologi Extended Star
   • Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.

C.  Protokol Jaringan Komputer

Protokol merupakan suatu rule atau aturan main yang mengatur komunikasi data.
   1.TCP/IP (Transmission Control Protokol / Internet Protocol)
Merupakan sekumpulan protokol yang merupakan fungsi komunikasi data antar komputer dalam sebuah LAN / WAN. Semua layanan protocol mempunyai fungsi masing-masing.
   2.FTP (File Transfer Protokol)
Layanan protokol anatr komputer yang dapat saling mengirim file baik berupa teks maupun gambar.
   3.HTTP (Hypertext Transfer Protokol)
Protokol yang dipergunakan untuk menstransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.
   4.SMTP (Simple Mail Transfer Protokol)
Salah satu protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik di internet.

D.  Perangkat Keras Jaringan Komputer

   1. Terminal
Terdapat lima jenis terminal dan terminal keyboard adalah terminal yang umum dan paling populer.
         1.Terminal Keyboard
Terminal Keyboard adalah terminal input yang sangat popular diantara pemakai komputer. User dapat menggunakan keyboard untuk mengentri data, memberikan intruksi tertentu untuk menerbitkan laporan dsb.

         2.Terminal Telephone Tombol
Komputer juga dapat dilengkapi dengan alat respon audio. Dapat mengirimkan pesan yang dapat didengar oleh pemakai di telephone tombol. Penekanan tombol digunakan untuk mengirimkan data dan intruksi ke komputer.

         3.Terminal Titik Penjualan (Point of Sale)
Kita juga dapat melihat bagaimana pembaca character optik digunakan pada pasar swalayan. Terminal ini menyediakan cara memasukan data transaksi ke dalam database pada saat penjualan (point of sale). Karena alasan tersebut terminal ini dinamakan terminal Point of Sale (POS).

         4.Terminal Pengumpul Data
 Suatu jenis khusus terminal dirancang untuk digunakan oleh pekerja pabrik. Alat yang dikenal sebagai terminal pengumpul data (Data Collection Terminal) digunakan untuk mengumpulkan data dan menjelaskan kehadiran dan kinerja kerja pegawai. Alat OCR digunakan untuk membaca charakter dan dokumen yang menyertai pekerjaan yang berjalan di dalam pabrik.

         5.Terminal khusus
Terminal yang dirancang khusus untuk keperluan tertentu seperti cash register yang dilengkapi dengan tombol-tombol khusus. Satu tombol untuk satu jenis penjual.
  
   2. NIC (Network Interface Card)

Kartu jaringan atau LAN card dipasang pada setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card.

Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board. Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih baik  menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.


Dikutip dengan tambahan dari :
-Buku
  S. Jarot dan Sudarma . 2012. Buku Super Pintar Internet . Jakarta : Mediakita.
William Stallings. 2002. Komunikasi data dan computer: jaringankompuer, Jakarta: salembaTeknika.

-Internet
Fahman, Abdullah.Jaringan Komputer.22 Maret 2015 13.00 WIB
Rizki, Fauziah.Jenis-Jenis Jaringan.22 Maret 2015 13.00 WIB

Jumat, 28 November 2014

Sistem Bilangan Dan Pengkodean

Kuliah Organisasi Sistem Komputer

JUDUL ARTIKEL : SISTEM BILANGAN  DAN PENGKODEAN
ditujukan untuk : menyelesaikan tugas individu pada http://uzi-online.blogspot.com/2000/11/kuliah-organisasi-sistem-komputer.html



Ø  Data : 
Bilangan biner atau informasi berkode biner lain yang dioperasikan untuk mencapai beberapa hasil penghitungan penghitungan aritmatik, pemrosesan data dan operasi logika.
Ø     Tipe Data :
1. Data Numerik : merepresentasikan integer dan pecahan fixed-point, real floating-point dan desimal berkode biner.

2. Data Logikal : digunakan oleh operasi logika dan untuk menentukan atau memriksa kondisi seperti yang dibutuhkan untuk instruksi bercabang kondisi.

3. Data bit-tunggal : untuk operasi seperti SHIFT, CLEAR dan TEST.

4. Data Alfanumerik : data yang tidak hanya dikodekan dengan bilangan tetapi juga dengan huruf dari alpabet dan karakter khusus lainnya.

Bilangan Biner
Semua bilangan, data maupun program  itu sendiri akan diterjemahkan oleh komputer ke dalam bentuk bilangan biner. Jadi pendefinisisan data dengan jenis bilangan apapun (Desimal, oktal dan hexadesimal) akan selalu diterjemahkan oleh komputer ke dalam bentuk biner.
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya terdiri atas 2 kemungkinan (berbasis dua), yaitu 0 dan 1 karena berbasis dua, maka pengkorversian  ke dalam bentuk desimal adalah dengan mengalikan suku ke-N dengan 2N.
Contohnya: bilangan biner 01112 dikonversikan ke bilangan decimal akan menghasilkan:
Bilangan biner    : 01112
Bilangan decimal : … ?
= (0 x 23) + (1 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20)
= 710

Bilangan Desimal
Bilangan Desimal adalah jenis bilangan yang paling banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri atas 10 buah angka (berbasis 10), yaitu angka 0-9. Dengan basis sepuluh ini maka suatu angka dapat dijabarkan dengan perpangkatan sepuluh, misalkan pada angka 12310 = (1 x 102) + (2 x 101) + (3 x 100).
 Bilangan Oktal
Bilangan oktal adalah bilangan dengan basis 8, artinya angka yang  dipakai hanyalah antara 0-7. Sama halnya dengan jenis bilangan yang lain, suatu bilangan oktal dapat dikonversikan dalam bentuk desimal dengan mengalikan suku ke-N dengan 8N.
Contohnya:
Bilangan 128 = (1 x 81) + (2 x 80) = 1010


 Bilangan Heksadesimal
 Bilangan hexadesimal merupakan bilangan yang berbasis 16. Dengan angka yang digunakan berupa:
 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F.

Dalam pemrograman assembler, jenis bilangan ini boleh dikatakan yang  paling banyak digunakan. Hal ini dikarenakan mudahnya pengkonversian bilangan ini dengan bilangan yang lain, terutama dengan bilangan biner dan decimal, karena berbasis 16, maka 1 angka pada hexadesimal akan menggunakan 4 bit.



Bagaimana cara mengkonversi bilangan decimal 123 ke bilangan-bilangan berikut ini:
-          Biner
-          Oktal
-          Heksadesimal

Bilangan 123 dikonversikan ke bilangan biner adalah sebagai berikut:
123(10) = …… (2)
          =  64    32    16      8        4        2        1
               1      1       1      1        0        1        1       
123(10)       = 1111011 (2)


Bilangan 123 dikonversikan ke bilangan Oktal adalah sebagai berikut:
123(10) = ….. (8)

 Langkah-langkahnya berikut ini:
1.   Lakukan pengkonversian ke bilangan biner terlebih dahulu yang hasilnya:
      123(10)       =  1111011(2)
2.  Setelah didapat bilangan binernya, kemudian dapat dilakukan pengkonversian ke bilangan octal. Berbeda dengan desimal, pada bilangan oktal  nilai yang dikalikan dibagi menjadi blok-blok, dimana isi setiap blok adalah 3 bilangan.
1111011(2) = ……(8)
=     1        |     1            1             1                  |     0           1            1        
= (1 x 20) |    (1 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20)    | (0 x 22) + (1 x 21) + (1 x 20)
=   1          |     4       +     2              +     1       |      0       +     2        +      1
       123(10)  =     173 (8)
Bilangan 123 dikonversikan ke bilangan heksadesimal adalah sebagai berikut:
123(10) = ….. (16)

Langkah-langkahnya berikut ini:
1.     Lakukan pengkonversian ke bilangan biner terlebih dahulu yang hasilnya:
                123(10)       =  1111011(2)
2.    Bilangan biner tersebut dapat dikonversikan menjadi heksadesimal dengan membaginya menjadi 4 angka tiap bloknya, namun jika di angka terakhir (ujung paling kiri) dalam satu blok kurang dari 4 digit maka tambahkan angka 0 sampai berjumlah 4 digit seperti berikut ini:
1111011(2) = ……(16)
1        1       1| 1       0       1       1
        bagian 1        bagian 2

pada bagian 1 hanya terdiri dari 3 digit. Untuk itu, tambahkan angka 0 di ujung kiri sehingga berjumlah 4 digit.

= 0    1     1      1 | 1     0     1      1
= (0 x 23)+(1 x 22)+(1 x 21)+(1 x 20) | (1x 23)+(0 x 22)+(1 x 21)+(1 x 20)
=       0   +   4     +     2          +    1       |      8              +    0    +     2      +     1
=                     7                                    |                  11
= 7B

Angka 11 dalam heksadesimal diwakilkan dengan huruf B, maka hasil konversi bilangan decimal 123 menjadi bilangan heksadesimal adalah 7B.



HTTP



HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah suatu protokol yang digunakan untuk mentransfer dokumen/halaman dalam WWW (World Wide Web). HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan dapat diformat dan dikirimkan dari client ke server atau sebaliknya. HTTP mengatur aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini.
Pengembangan standar HTTP dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang menghasilkan publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), antara lain RFC 2616 yang mendefinisikan tentang HTTP/1.1. (dipublikasikan pada bulan Juni 1999).
HTTP merupakan sebuah protokol untuk meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel. Sumber yang hendak diakses dengan menggunakan HTTP diidentifikasi dengan menggunakan Uniform Resource Identifier (URI), atau lebih khusus melalui Uniform Resource Locator (URL), menggunakan skema URI http: atau https:



Bagaimana cara kerja dari HTTP tersebut?



Bila kita mengklik link hypertext atau kita mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser, maka Anda sedang mentransfer URL ke browser, dan Dari URL ini browser Anda tahu server mana yang akan dihubungi dan file apa yang diminta kemudian web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server selanjutnya akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser. Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada kita.

Bagaimana proses transaksi data HTTP?

Selama transaksi http, para pemohon atau yang dikenal sebagai klien, meminta file ke server melalui web browser.

Skema normal :
1. Klien terhubung ke host,
2. Server menerima koneksi,
3. Klien permintaan file,
4. Server mengirimkan respon (termasuk file atau tidak).
Contoh permintaan dan penerimaan HTTP
Pertama, Anda ingin http header halaman contoh (halaman ini).
Jadi, Anda mengisi alamat URL pada browser yaitu “http://www.randyseptian.web.id/2011/03/pengertian-dan-cara-kerja-http/” kemudian browser Anda akan tersambung dan mengirimkan:
Connect to 116.199.xxx.xxx on port 80 … ok
GET /2011/03/pengertian-dan-cara-kerja-http/ HTTP/1.1
Host: http://www.rezamalvyn.web.id
Connection: keep-alive
User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 6.1; en-US; rv:1.9.2.15) Gecko/20110303 AlexaToolbar/alxf-2.11 Firefox/3.6.15 GTB7.1
Accept-Encoding: gzip
Accept-Charset: ISO-8859-1,UTF-8;q=0.7,*;q=0.7
Cache-Control: no-cache
Accept-Language: de,en;q=0.7,en-us;q=0.3
Penjelasan: browser Anda meminta halaman yang disebut “/2011/03/pengertian-dan-cara-kerja-http/” menggunakan protokol http1.1. Browser Anda menggunakan bahasa Inggris dan Firefox 3.6.15. Browser Anda menginginkan koneksi (socket) tetap terbuka antara Anda danhttp://www.rezamalvyn.web.id, sehingga dapat meminta file lebih lanjut.
Status: HTTP/1.1 200 OK
Date:Wed, 23 Mar 2011 03:01:08 GMT
Server:Apache/2.2.13 (Unix) mod_ssl/2.2.13 OpenSSL/0.9.8e-fips-rhel5 mod_auth_passthrough/2.1 mod_bwlimited/1.4 FrontPage/5.0.2.2635 PHP/5.2.10
X-Powered-By:PHP/5.2.10
X-Pingback:http://www.rezamalvyn.web.id/xmlrpc.php
Connection:close
Transfer-Encoding:chunked
Content-Type:text/html; charset=UTF-8
[ISI FILE…]
Pertama, web server mengetahui halaman yang Anda inginkan dan bisa mengirimkannya: kode 200. Lalu, Anda memiliki beberapa info lebih lanjut tentang server: Apache di Unix, socket ditutup setelah halaman html, tanggal modifikasi terakhir. Dan akhirnya, file yang diminta.
Incoming search terms:
definisi http,sejarah http,maksud https,pengertian HTTPS,pengertian HTTP Server,arti https,pengertian dari http,skema cara kerja internet,pengertian addres bar,pengertian dan contoh URL


Daftar Pustaka    :
-      http://islamarket.wordpress.com/2009/03/20/buku-pintar-komputer/ 24 / 24
-      S. Jarot dan Sudarma . 2012. Buku Super Pintar Internet . Jakarta : Mediakita.


WI-FI NETWORKING

WI-FI NETWORKING



Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya



Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
Quote:
Spesifikasi


Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu:


* 802.11a
* 802.11b
* 802.11g
* 802.11n


Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.


Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.


Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:


* Channel 1 - 2,412 MHz;
* Channel 2 - 2,417 MHz;
* Channel 3 - 2,422 MHz;
* Channel 4 - 2,427 MHz;
* Channel 5 - 2,432 MHz;
* Channel 6 - 2,437 MHz;
* Channel 7 - 2,442 MHz;
* Channel 8 - 2,447 MHz;
* Channel 9 - 2,452 MHz;
* Channel 10 - 2,457 MHz;
* Channel 11 - 2,462 MHz


Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.


Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).


Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.


Tingginya animo masyarakat --khususnya di kalangan komunitas Internet-- menggunakan teknologi Wi-Fi dikarenakan paling tidak dua faktor. Pertama, kemudahan akses. Artinya, para pengguna dalam satu area dapat mengakses Internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.


Konsekuensinya, pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot

.



Menjamurnya hotspot di tempat-tempat tersebut --yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan-- dipicu faktor kedua, yakni karena biaya pembangunannya yang relatif murah atau hanya berkisar 300 dollar Amerika Serikat.


Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.


Beberapa pengamat bahkan telah memprediksi pada tahun 2006, akan terdapat hotspot sebanyak 800.000 di negara-negara Eropa, 530.000 di Amerika Serikat dan satu juta di negara-negara Asia.


Keseluruhan jumlah penghasilan yang diperoleh Amerika Serikat dan negara-negara Eropa dari bisnis Internet berbasis teknologi Wi-Fi hingga akhir tahun 2003 diperkirakan berjumlah 5.4 trilliun dollar Amerika, atau meningkat sebesar 33 milyar dollar Amerika dari tahun 2002


Sejarah

Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.


Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.


Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama.

Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.


Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi yang diberi kode 802.11g ini bekerja pada frekuensi 2,4Ghz dengan kecepatan transfer data teoritis maksimal 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling dipertukarkan. Misalkan saja sebuah komputer yang menggunakan kartu jaringan 802.11g dapat memanfaatkan access point 802.11b, dan sebaliknya. Pada tahun 2006, 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan teknologi 802.11b, 802.11g. Teknologi yang diusung dikenal dengan istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi Wi-Fi terbaru. MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n. Kata ”Pre-” menyatakan “Prestandard versions of 802.11n”. MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan peningkatan jumlah klien yg terkoneksi. Daya tembus MIMO terhadap penghalang lebih baik, selain itu jangkauannya lebih luas sehingga Anda dapat menempatkan laptop atau klien Wi-Fi sesuka hati. Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi yg ada disetiap sudut ruangan. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan saudara tuanya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan oleh adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802.11 a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data sebesar 108Mbps.
 


MANFAAT MENGGUNAKAN  JARINGAN KOMPUTER :
1.Aplikasi seperti Find My iPhone menggunakan Wi-Fi untuk mencari iPhone anda jika anda lupa meletakannya atau jika dicuri. Keberadaan perangkat dapat dipantau melalui Wi-Fi. Untuk orang yang tidak menggunakan iPhone seperti saya, aplikasi seperti Prey bisa kita gunakan. Prey akan mencari lokasi(melalui laptop/komputer) dimana hp kita berada dan jika dicuri apa yang sedang dilakukan oleh si pencuri oleh hp kita.

2.Telepon kita bisa tahu ketika kita berada di rumah.Contohnya Tasker memungkinkan agan untuk memulai layanan atau menjalankan aplikasi setiap kali anda pulang ke rumah. ATasker profil dapat mendeteksi ketika anda kembali ke rumah karena anda terhubung ke jaringan rumah anda sendiri. Contohnya, jika dikantor/sekolah/kampus anda menggunakan profil 'silent', tapi ketika tiba dirumah Tasker dapat langsung mengubah profil anda menjadi nada dering.

3.Share file dengan komputer lain. Contoh Penyedia penyimpanan file online - seperti Dropbox - memungkinkan foto, dokumen, dan video mana saja dan berbagi dengan mudah menggunakan jaringan Wi-Fi jika kedua pengguna memiliki account Dropbox. Ini merupakan metode (dan lebih aman) alternatif daripada menggunakan 'shared folder'.

4.Berguna sebagai router nirkabel. Contoh Sebuah aplikasi yang disebut PdaNet dapat mengubah iPhone anda atau android ke router Wi-Fi yang berguna untuk PC atau MAC. Jadi hp anda istilahnya sebagai perantara kelaptop/komputer. Tapi saya saranin dicoba dahulu sebelum digunakan. Karena menurut sumber terpercaya aplikasi ini Not Fully Recommended.

5.Mengubah Smartphone menjadi remote control. Contoh Aplikasi remote memungkinkan iTunes dan Apple TV harus dikendalikan menggunakan iPhone, iPod touch, atau iPad melalui jaringan Wi-Fi. Anda dapat memilih playlist, lagu, dan album seolah-olah anda sedang duduk di depan komputer atau Apple TV. Gmote Android berubah menjadi remote control untuk komputer, memungkinkan bagi anda yang emang males/mager :d . Tapi lagi-lagi ini masih terbatas oleh produk-produk Apple dan hp-hp android saja.





Daftar Pustaka    :
-                    - http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi

-William Stallings. 2002. Komunikasi data dan computer: jaringankompuer, Jakarta: salembaTeknika.